Mertuaku langsung bangkit menuju telepon. Lalu aku bersihkan air maniku di tubuh mertuaku.Setelah berpakaian, lalu kami keluar kamar. Bokep Montok Mertuaku tersenyum.“Boleh tapi mama tidak mau nungging. Kemudian pintu terbuka. Sekarang ditambah lagi rasa sayang,” kata mertuaku. Tanganku mulai meraba buah dada mertuaku dari luar dasternya. Sambil tetap berciuman tangannya terus mengocok dan meremas Sonyku.Akupun terus meremas buah dada mertuaku. Boleh?” tanyaku. Aku hanya tersenyum.“Sekarang kamu sudah menikahi anak mama dan sudah punya anak 2, tapi kamu tetap sama seperti yang dulu..,” kata mertuaku lagi.“Mama sangat sayang kamu, Sony,” kata mertuaku lagi.“Saya juga sayang mama,” ujarku.“Ada satu hal yang ingin mama lakukan, tapi tidak pernah berani karena takut jadi masalah..,” kata mertuaku.“Apa itu, Ma?” kataku.“Mama ingin memeluk kamu walau sebentar..,” ujar mertuaku sambil menatapku dengan mata sejuk.“Kenapa begitu, Ma?” tanyaku lagi.“Karena dulu mama sangat




















