Dada? Benar saja …
“Aauuuww …. Film Porno Beginilah rasanya. Tunggu apa lagi? “Kamu pengin pulang?” Lilisg menggeleng. Lalu Lilis ? Cuma sebentar, kembali dia mengejutkanku, dgn sigapnya dia melepas kancing-kancing dasternya lalu menyodorkan dadanya ke mukaku. Aku masih shok atas tindakannya ini sehingga bibirku pasif saja menerima sapuan bibirnya. Ketika dia sedang ke belakang Aku coba meneliti adakah yg aneh pada diriku ? “Kang …. Aku sampai. Hanya kurasakan agak aneh saja. Dada? Ya. Ah …. Dia cukup cerdas walau SMK saja tak tamat, karena keburu disuruh menikah oleh ibunya. udah lama banget menahan ….”
“Kamu sadar Lis?”
“Iya Kang, sadar bahwa saya sangat membutuhkanmu Kang …. “Ooooohhhh….. Mulutnya mulai berkicau. Kami berpagutan lagi. “Jadi kenapa?” Hening sejenak, lalu
“Sayanya Kang, saya yg tak beres…”
“Tak beres apanya, ayo cerita, jangan sungkan-sungkan.




















