Kamipun bersantai sambil mengobrol di ruang tamu apartemen Rena yang menyatu degan pantrinya.Sampai-sampai aku tidak menyadari kalau jam sudah menunjukan 7 malam, akupun hendak pamit tapi Rena menyuruhku untuk makan malam disini sebenarnya aku ingin menolaknya tapi dia keburu bangun dan langsung masak sesuatu untuk kami. aaaaggggggghhh… aaaaagggghhhh…” Tangannya juga mulai meraba-raba tubuhku hingga akhirnya diapun memegang kontolku lalu dia mengocoknya dengan lembut “Aaaaaaaaggghhh… Reeeennn…. Bokeb Setelah sampai di depan apartemennya Rena menawarkanku untuk minum teh bersamanya dan aku tidak menolak. aaaaggggggghhh… aaaaagggghhhh…” Tangannya juga mulai meraba-raba tubuhku hingga akhirnya diapun memegang kontolku lalu dia mengocoknya dengan lembut “Aaaaaaaaggghhh… Reeeennn….




















