Awalnya ibu mertuaku kaget, tetapi setelah tahu aku yang masuk, wajah cantiknya langsung tersenyum nakal.”Panji, nakal kamu” katanya sambil balas memelukku. Pagi itu aku bangun pukul 04.30 pagi. Bokep India Sejak diangkat sebagai kabag bagian pemasaran inilah, pikiran-pikiran kotor mulai singgah di otakku. Kupeluk dia dari belakang, sembari tanganku menggerayang liar di tubuh mulusnya. Aku panik karenanya. Terakhir dia kembali mempermainkan batangku yang sudah mengerut ukurannya.Aku bangkit, lalu beranjak dari tempat tidur. 30 menit berlalu, ibu mertuaku sudah sampai pada puncaknya sebanyak 2 kali. Aku bingung mendengar ucapannya, tapi kubiarkan aktivitasnya itu sambil terus mendesah-desah nikmat. ”Aah ibu bisa saja deh” kataku merendah. Aku pun tambah bingung.




















