“Tapi kamu suka kan, Roy..?” Kata-katanya terdengar jelas setengah merayu. Kurasakan pinggangku sedikit linu. Bokep Arab kring!” Suara telepon kuno itu seketika membuyarkan pikiranku. Posisi tidurnya belum berubah. Kulihat Linda masih tak bergerak. Kurasakan udara menjadi lebih sejuk. lalu kuajak saja dia bermain-main dengan mulutku, Roy..!”
Aku masih tak menyahut. Kurasakan air itu mengucur deras dari organ tubuhku yang mengeras dan panjang. Tak lama kemudian kami mengakhiri pembicaraan itu, setelah sebelumnya Linda menegurku, dengan suara bernada keras. Ia melanjutkan kata-katanya dengan suara berat. Aku lalu memesan segelas bir dan mulai larut menikmati suasana santai yang temaram saat itu. tapi kamu masih tidur, nyenyak sekali..!” Ia berhenti, tak melanjutkan kata-katanya.Terdengar di ujung sana perempuan itu menarik napas. Hari masih pagi. Aku tak menyahut. “Akh..! “Ya, Hallo..!” sapaku datar. Aku merasakan suatu keganjilan.




















