Sesaat kemudian, profesor muda itu menolehkan wajahnya ke arah Reva dan mendapati mata cantik wanita tsb sedang terpejam sembari menjilat pelan bibirnya, seperti sedang enjoy merasakan sesuatu.Sigmund menangkap sesuatu dalam pikirannya, ia mengerti apa yang di rasakan Reva. Bokep Rusia Dan dengan alat pengukur tsb, ia mulai mengukur jarak antara “instrument-instrument” di dalamnya, seperti klitoris, lubang urinior dan liang peranakan, tak lupa juga Sigmund mengukur berapa jarak antara anus dan vagina mahkluk bumi tsb. hanya Sigmund dan famili-nya yang tahu ..Setelah beberapa saat mengajak Reva mengitari bumi sambil menjelaskan maksud penculikannya, Sigmund kembali membawa Reva ke rumahnyaMati-matian Sigmund membujuk Reva agar mau membantunya membuat alat bantu sex, hingga akhirnya si cantik pun mengabulkan permintaan Sigmund lantaran ga tega melihat mimik wajah Sigmund yang begitu memelas sampai-sampai sudi menjilati boots-nya.




















