Hampir setengah dua belas saat kutemukan Ibu terbaring di atas sofa ruang tamu menungguku pulang mengantar. Oh ini jadi rahasia keharmonisan mereka berdua, pantas saja Ayah begitu sayang pada Ibu sehingga dia sanggup berlama-lama berduaan dengan Ibu di kamar ketika pulang dari luar kota. Bokep Montok Ibu akan punya anak. Memangnya kamu mau mencium apanya Ibu? Katanya sambil kembali memejamkan matanya.Beberapa menit kemudian aku pun merasa akan keluar lagi, kupercepat sodokanku dan mulai menusukkan penisku dalam-dalam supaya mencapai rahim Ibuku. Aku menerawang.Man, kok melamun? Banyak tanya yang hilir mudik di kepalaku. Semacam gubuk yang hampir rubuh karena tidak terurus. Spontan kutawari Ibu untuk membeli yang itu saja.Pasti Ibu tampak anggun dengan gaun itu bujukku pada Ibu.Dengan sekali anggukan segera kupanggil Mbak penjaga butik untuk membungkus gaun pilihan kami. Vira.




















