Namun pada akhirnya dia-pun menjawab,“ Okey, why not !!! ”, ucap Felisa memohon.Karena saat itu nampaknya dia sangat ingin tingggal disana sayapun menahan harga, karena bisnis adalah bisnis, hhe. Bokep colmek Lendir kawin Felisa dan Spermaku bercapur menjadi satu. Tanpa ragu aku mencium bibirnya, sebaliknya Felisa-pun mulai menyambut ciumanku tanpa ada kekakuan layaknya pasangan yang sudah lama berhubungan.Saat itu kami berciuman saling merangsang, sesekali aku mendengar desahan halus Felisa saat aku meremas buahdada-nya yang kencang dan kenyal itu,“ Sssss… Aghhhh…. Kemudian,“ Felis, Maafin aku yah, aku tadi nggk sempet cabut penis aku ”, ucapku meminta maaf.“ Yah gimana dong ini, kamu pokoknya harus ganti rugi sama aku ”, ucap Felisa.“ Baiklah aku akan kasih kamu apapun untuk ganti rugi buwat kamu ”, ucapku merasa bersalah.“ Baiklah kalau begitu, mudah saja ganti ruginya.




















