Tak berapa lama kutunggu, Ibu Diva sudah menemuiku dengan berganti pakaian dinasnya menjadi blus ketat dengan jins, wah.., oke juga nih ibu-ibu, nggak mau kalah dengan yang muda dalam soal dugem.“Ayo!” AjaknyaAku pun mengikutinya menuju Mobilnya dan berlalu dari kantor instansi tersebut.“Kemana kita?, bukannya konsernya ntar malam?” Tanyaku“Bagaimana kalo kita cari makan dulu sambil ngobrol-ngobrol nunggu jam lapan buat nonton konser ? Bokep Crot Kita lebih akrab dan kadang jika tante Diva sedang istirahat kantor, dia mengajakku untuk makan siang di resto belakang kantornya. Dan aku sendiri merasakan hal yang berbeda karena aku lebih suka pada tante Diva ketimbang anaknya yang masih muda, padahal umurku juga masih sangat muda. Ketika waktu telah menunjukkan saatnya, kami keluar dari resto tersebut disambut dengan gerimis, berlari-lari menuju mobil untuk meluncur ke cafe yang dimaksud. Kujilati puting susunya




















