sambil gugup aku membalikkan badanku dan memandang Shintia yang masih berdiri tetegun dengan tingkahku barusan.” eh….sorri ya Shin, aku lupa kamu ad disini…”
” E e e…nggak koq mas, nggak pa pa…” suara Shintia terdengar gugup bercampur malu. Langsung aku kubuka reselting celanaku dan membuka celana dalamku.“Serrrr…” keluar air seni dari penisku.Kulihat Shintia yang berdiri di belakangku, badannya masih berdiri terpaku melihat aku yang dengan cueknya mengeluarkan kejantananku. Bokep colmek Shintia kegelian dan tertawa kecil.Melihat kedua payudaranya yang indah dan mulus itu, hatiku tidak sabar dan ingin segera merasakan kenikmatan kedua benda tersebut. Kumainkan lidahku di dalam mulutnya, dan Shintia membalas permainanku. Segera aku buka pintu kamarku…tiba2 ada yang aneh nih, aku rasakan kandung kemihku penuh sekali.Aku kebelet pipis. Dia diam saja, sehingga membuatku semakin penasaran. ” kenapa Shin?? Buka dong..! “Akuu..! Kugesek-gesekkan jariku disana




















