Days of QuarantinoPROLOGUEPOV LukasDreettt… drettt…“Ughh!”Suara alarm dari ponselku berbunyi dan memutus jalannya mimpi indahku ini. Bokep Twitter Kuhapus semua kotoran-kotoran yang menempel di mataku. Namun aslinya jantungku sangat berdebar. Tanganku memegang pegangan tangga sebagai tumpuan. Bagaimana kalau aku tunjukkan lagi ya barangku ke Tante sekali lagi? Menaiki tangga dengan perlahan sambil menahan sakit, akhirnya aku bisa sampai ke lantai atas dengan selamat.Sesampainya di kamarku, aku langsung mengganti kaos tidurku dengan kemeja yang formal. Wanita itu menatap diriku ini dengan wajah yang sangat khawatir.“Maaf, Tan. Bagaimana kalau aku tunjukkan lagi ya barangku ke Tante sekali lagi? Kemudian, dilanjutkan dengan mata kuliah Hidrologi yang kusimak namun tidak dengan terlalu seksama. Namun sembulan dari penisku tak mampu disembunyikan oleh handukku.Aku berjalan menuju kamarku dan mengganti pakaianku dengan pakaian kasual, yaitu kaos oblong dan celana pendek selutut.




















