Bapak itu ternyata bernama pak Jun. Bokep Ojol Belum tidur?” tanyanya.“Gak bisa tidur pak…” aku kemudian duduk di sebelahnya.“Bapak kenapa belum tidur?” tanyaku balik.“Hahaha, saya habis makan malam… rokok dulu sebentar”“Owhh…” tanpa bertanya aku tentunya sudah tahu apa makan malamnya tersebut. Bagaimanapun rasanya emang menyakitkan, aku sampai menangis dan mengeluarkan air mata karena tadi begitu ketakutan dan kesakitan.“Kamu gak apa-apa Mita?” tanya seorang temannya. Aku menemukan diriku berada di suatu ruangan. sekarang bagian puncaknya… beginilah nanti nyawa kamu kita ambil… hehe” ucap pak Jun.“Iya pak Jun dan bapak-bapak semua… Mita rela dibunuh kalian, ayo-ayo bunuh Mita…” ucapku manja.“Duh….




















