Aku, Robby dan Doni turun ke sungai, lalu mandi di situ. Bokeb Aku hanya menduga, Robby hendak memeriksa luka Wulan. Wulan berteriak sambil mempertahankan celananya agar tidak melorot. Doni menyuruhku mengambil giliran kedua. Aku mendekap tubuh Wulan. Cerita ini terjadi beberapa tahun yang lalu (tepatnya tanggal 31 Desember 1995). Aku tidak tahu apa yang akan diperbuatnya. Wulan berteriak sambil mempertahankan celananya agar tidak melorot. Sepintas aku melihat sperma Robby mengalir ke luar dari mulut vagina Wulan. Yang dia lakukan hanya menangis terisak-isak.Doni melepaskan telapak tangannya dari mulut Wulan karena dia merasa Wulan tidak akan berteriak lagi. Tiba-tiba Wulan berteriak keras sekali. Dia menjambak rambut Wulan ke belakang hingga muka Wulan menengadah ke atas. Kadang terpikir untuk mengetahui anak siapa sebenarnya “anak kami” ini.




















