MPFFF… PFFF…. “Makasih ya dek… Mas puas banget pagi ini…”
“Iya mas.. Bokepcolmek AKUUU KEEELUUUUAAAARRRR..” Jerit Citra keras-keras. Kembali Citra tersenyum dan meminta Pak Utet tenang. Dalam keremangan lampu kamar mandi, ia sama sekali tak bisa membedakan mana kulit yang merah karena gigitan serangga, dan mana kulit yang merah karena bekas cupangan.“Ya aku khan sibuk dek… Banyak kerjaan…” Kata Marwan membela diri. Ketika Citra hendak berdiri dari posisi jongkok, ia sengaja menarik ujung handuknya supaya terlepas dari ikatannya.“Aaaawww…Handukkuu….” Jerit Citra ketika handuk kecil yang menutup tubuh telanjangnya tiba-tiba jatuh, merosot kelantai dan teronggok di kakinya. Hak hak hak…”
“Iya pak… Tahu aja…. Udah udah.. Lama bener sih…Ayo bukain pintunya…”
“Ampun Neng… Bapak nggak berani…” Bisik Pak Utet pasrah.




















