Han Han sadar betapa tidak adilnya baginya setiap kali Han Han meraih puncak kenikmatan lalu sekejap kemudian jatuh tertidur di sampingmu, sementara kau… Entahlah, mungkin kau bertanya-tanya mengapa pernah kawin denganku? Sinar mata yang demikian mesra dan hangat, cerah dan lembut, mengalahkan sinar matahari pagi. Bokep Korea Marilah kita pergi ke utara sekarang juga.”
Han Han menggeleng kepala. hhmm.. Han-han tidak dapat menjawab, soalnya lagi asyik melumat teteknya. Silakan Suma-sicu kembali ke kota raja dan melaporkan bahwa kami akan melaksanakan perintah Sang Puteri sebaik-baiknya. Direbahkan tubuh istrinya di atas ranjang pengantin mereka. Ia ngeri melihat Nirahai tertawa seperti itu, dengan muka pucat, dengan air mata bercucuran, dengan mulut tertarik seperti orang menangis, seperti mayat tertawa! Tentu saja Han Han sedikit kesulitan. Selebar mukanya panas dan beberapa segelembung udara keluar tanpa sengaja saat ia membuka mulut.




















