Dia itu kan kelas atas sementara aku cuma seorang karyawan biasa. Bokep Indo Rupanya tingkahku itu diperhatikannya. Ihh persis anak ABG yg lagi dipuji.“Iya Bu, sejujurnya aku selama ini mendambakan untuk bisa berdekatan dgn Ibu, makanya aku sering mencari-cari alasan untuk masuk keruangan Ibu”, kataku polos.“Aku sdh menduga semua itu soalnya aku perhatikan kamu sering nyari-nyari alasan menghadap aku. Kulitnya putih mulus, pantatnya berisi, bodynya kencang dan ramping. Mudah-mudahan bisa berpengaruh di gaji hehehehehehe nyari muka nih.Sampai pada suatu ketika, lagi-lagi ketika aku dipanggil mengahadap keruanganya kulihat raut wajah Bu Monic tegang dan kusut. Dari luar kamar mandi yg pintunya nggak tertutup aku menadang tubuh semampai Bu Monic.




















