HeheTak terasa hampir satu jam aku berada di warung makan tersebut dan tidak ada tamu lain yang datang setelah kepergian keluarga kecil tadi. Penampilannya agak kuno dengan baju koko dan peci bersanding di kepalanya. Bokep Cina Aku lantas memilih meja di bagian dalam, dan duduk menghadap ke arah jalan.“Mau pesan apa pak?”Bapak tua yang sepertinya pemilik warung menanyakan makanan apa yang ingin ku pesan sembari memberikan daftar menu sederhana yang dipegangnya.Aku pun sejenak membaca daftar menu tersebut.“Saya pesan nasi goreng spesial, telurnya didadar dan minumnya teh manis hangat saja pak.”“Baik pak, ada lagi kira-kira?”“Enggak pak, itu saja.”“Baik. Entah angkatan 45 atau Balai Pustaka. Sebuah kombinasi simfoni yang menentramkan jiwa.Sekilas kulirik Jam digital di dashboard mobil, sudah menunjukkan pukul 21.30 WIB. Siapa tahu pengetahuan otomotifku yang alakadarnya bisa sedikit membantu kesulitan bapak ini dan keluarganya.Bapak




















