Akhirnya, sekitar 20 menit perjalanan kami pun tiba di rumah Tia. Bokeb Tia pun hanya bisa memejamkan matanya, sambil menahan nikmat. Apalagi ketika kupilin puting susunya yang tidak terlalu besar, Tia pun semakin mendesis.Untung suara film di ruang bioskop menutupi suara desisan Tia dan gelapnya ruang bioskop seolah menutupi kegiatan yang kami lakukan. Makanya gak bisa jemput saya. Karena selain aku atasannya di tempat kerja, kehadiranku di rumah Tia malah membawa suasana baru di rumahnya. Kuambil sebatang rokok dan kunyalakan sambil menunggu Tia berganti pakaian. Karyawati yang sedang saya training rencanannya akan diploting di bagian kasir, sebut saja namanya Tia. Kunaikkan dasternya hingga tampaklah celana dalam Tia yang berwarna pink. Terima kasih pak.

















