Kiani merasakan salah satunya memukul tengkuknya. Bokep Ojol Jangan macam-macam dengan polisi!”“Ckckck, galak amat si non,” ejek si Jaket Hitam. Pinggul Mauli terus menghantamnya berulangkali, sementara tangan si perwira polisi mencengkeram buah dada besar Kiani. Tubuhnya berposisi membungkuk sedikit ke depan. Si Brewok lantas menggenggam wajah Kiani dan memuji, “Cakep juga ya lonte kita?”“Polwan dia, bukan lonte,” kawannya, si Codet, membetulkan.“Mana ada polwan bajunya kayak gini? Becek pertanda pengen. Orang lain bisa cacat atau tewas dalam tugas. Pintu besarnya terbuka sedikit. Tunggu sampai dia minta sendiri,” kata si Jaket Hitam sambil nyengir. Pintu besarnya terbuka sedikit. Dia merasa belum berminat untuk berkeluarga dan masih ingin melanjutkan perjuangannya memberantas kejahatan.




















