Aku benar-benar merasa direndahkan saat itu. Bokep Japan Bisa-bisa aku tersesat karena tidak tahu arah sama sekali. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Setelah itu, Nyonya Hana pergi entah kemana. Tubuhku yang kotor dan bugil dibakar sinar matahari sepanjang siang itu. Dan aku tidak menerima imbalan apapun. Tidak hanya sampai di situ saja siksaan yang kualami. Karena Nyonya Hana adalah majikanku dan aku adalah ‘BUDAK’-nya. Rasanya seperti diiris dengan pisau. Tapi dia tetap tidak perduli. Setidaknya tidak seperti kamu. Tapi dia tetap tidak perduli. Aku adalah seorang budak.Nyonya Hana menaruh makanan yang dibawanya di mangkuk makanan anjing dan menyuruhku untuk makan dalam keadaan merangkak dan hanya boleh menggunakan mulut seperti layaknya seekor anjing. Tanpa diduga, si sopir memperlambat laju mobilnya di dekatku untuk memberikan kesempatan kepada teman-temannya mengejekku dan mengolokku di depan














