Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Bokeb Aku senang sekali, karena Erik telah mempersiapkan sebuah pesta ulang tahun untukku di sebuah hotel bintang 5. “Ahh..!!” nafasku makin memburu.Tiba-tiba Erik berhenti dan melihatku sambil tersenyum misterius. Sudah kuputuskan! Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna. “Tidak”, Erik masih memandangiku sambil memegang mukaku, seolah-olah aku tidak bernyawa. Apa kau kenal dengan anak ini?”, tanyanya. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Aku melihat Erik mulai menciumi bibir wanita itu dengan penuh nafsu. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat.




















